Ginjal kucing adalah bom waktu yang sering meledak dalam diam. Bukan karena usia, tapi karena pakan kering murah yang kita pilih tanpa paham isinya. Bolt dan Excel jadi pilihan banyak orang karena harganya ramah kantong, tapi apakah aman untuk ginjal Si Comel jangka panjang? Mari kita bedah bersama-sama, tanpa filter.

Mengapa Ginjal Kucing Butuh Perhatian Ekstra

Kucing adalah pemburu alami yang seharusnya dapat asupan air dari mangsa. Pakan kering dengan moisture di bawah 10% memaksa ginjal bekerja ekstra keras. Ginjal kucing bisa mulai menurun fungsinya sejak usia 7 tahun, terkadang lebih cepat jika pakan tidak mendukung.

Protein tinggi bukan musuh ginjal. Yang berbahaya adalah protein berkualitas buruk, phosphorus tinggi, dan ash (abu) yang berlebihan. Ash adalah mineral sisa pembakaran yang tinggi kalau bahan baku murah dan banyak tulang. Idealnya, ash untuk kucing harus di bawah 7%.

Bolt vs Excel: Kita Lihat Data Nyatanya

Kedua brand ini diproduksi oleh perusahaan lokal besar. Bolt (dulu Bobby) dan Excel sering jadi pilihan di warung dan supermarket. Tapi apa sebenarnya yang ada di dalamnya?

SpesifikasiBolt (Adult)Excel (Adult)
Protein KasarMin. 28%Min. 30%
Lemak KasarMin. 9%Min. 10%
Abu (Ash)7-8% (tidak dipublikasikan jelas)7-8% (tidak dipublikasikan jelas)
PhosphorusTidak terteraTidak tertera
MoistureMax. 10%Max. 10%
Harga (1kg)Rp 20.000 – 25.000Rp 22.000 – 27.000
Baca:  Review Vitamin Minyak Ikan Untuk Kucing: Mitos Atau Fakta Bikin Bulu Gondrong?

Kandungan Nutrisi dan Dampak Ginjal

Keduanya tidak mencantumkan phosphorus di kemasan. Ini red flag besar. Phosphorus tinggi adalah penyebab langsung kerusakan ginjal kronis. Pakan premium biasanya mencantumkan angka pasti, di bawah 1% untuk kucing dewasa.

Ash 7-8% masih dalam batas aman secara teknis, tapi di ujung atas. Kalau kucing minum sedikit, mineral ini akan terkonsentrasi di ginjal. Bukan sekali makan, tapi akumulasi bertahun-tahun.

Harga dan Ketersediaan

Bolt sedikit lebih murah dan lebih mudah ditemukan di warung tradisional. Excel punya variasi rasa lebih banyak. Tapi perbedaan harga Rp 2.000-3.000 per kilo tidak signifikan kalau dibanding risiko kesehatan.

Kedua pakan ini menggunakan protein nabati seperti jagung dan dedak gandum sebagai filler. Protein hewani yang tercantum seringkali tidak spesifik: “produk daging” atau “tulang”. Ini artinya kualitasnya tidak konsisten.

Bahan Baku: Apa yang Sebenarnya Mereka Pakai?

Kalau kamu perhatikan daftar bahan, yang pertama adalah jagung atau dedak. Bukan daging. Ini bukan dosa, tapi kucing adalah karnivora obligat. Mereka butuh asam amino dari daging, bukan dari tanaman.

Protein hewani yang digunakan seringkali adalah by-product: jeroan, tulang, kulit. By-product bukan selalu buruk, tapi kalau tanpa kontrol kualitas, bisa jadi sumber phosphorus dan ash tinggi. Kita tidak tahu pasti, karena transparansi data nol.

Red Flag untuk Ginjal yang Wajib Diwaspadai

Ini yang harus kamu cek di pakan kucing apa pun, terutama yang murah:

  • Tidak ada keterangan phosphorus di kemasan
  • Moisture sangat rendah (di bawah 10%)
  • Ash di atas 7% tanpa penjelasan
  • Bahan pertama adalah jagung atau dedak
  • Warna pellet terlalu mencolok (bahan pewarna berlebihan)

Kedua Bolt dan Excel memenuhi hampir semua red flag ini. Mereka bukan pakan jahat, tapi bukan pakan yang mendukung ginjal jangka panjang.

Baca:  Review Susu Growssy Untuk Kitten: Cara Seduh Agar Tidak Mencret

Rekomendasi Praktis untuk Pemilik Kucing

Jika kondisi finansial memaksa kamu memilih Bolt atau Excel, ada cara untuk mengurangi risiko:

  1. Tambahkan air hangat ke pellet 10 menit sebelum diberikan. Ini meningkatkan moisture hingga 30-40%.
  2. Sediakan banyak mangkuk air di sudut rumah. Gunakan fountain air jika perlu.
  3. Beri wet food sekali seminggu, meski yang termurah. Ini membersihkan ginjal.
  4. Jangan paksakan pakan kering 100%. Kalau bisa, campur dengan homemade (daging rebus tanpa garam).

Kucing yang sudah ada riwayat ginjal atau usia di atas 7 tahun sebaiknya dihindari dari keduanya. Pilih pakan kesehatan ginjal yang direkomendasikan dokter hewan, meski lebih mahal.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Aman untuk Ginjal?

Secara teknis, Excel sedikit lebih baik karena protein sedikit lebih tinggi dan ash mungkin sedikit lebih rendah. Tapi selisihnya tipis sekali. Keduanya sama-sama tidak ideal untuk ginjal jangka panjang.

Pilihan murah yang aman untuk ginjal sebenarnya adalah wet food kalengan lokal seperti M** atau C**. Harganya per porsi sama dengan segenggam pakan kering premium, tapi moisture tinggi dan protein lebih berkualitas.

Murah di awal bukan berarti murah di akhir. Biaya rawat ginjal kucing bisa mencapai jutaan rupiah per bulan. Kalau Bolt atau Excel jadi pilihanmu karena terpaksa, itu tidak salah. Tapi jangan pernah sebut itu sebagai “pakan sehat”. Sebut saja “pakan darurat” yang wajib diimbangi dengan air dan wet food. Tanggung jawab kita adalah jujur pada diri sendiri: kita memilih ini karena uang, bukan karena kualitas. Dan itu harus diakui dengan hati terbuka.

Kucing kita bergantung sepenuhnya pada keputusan kita. Setiap rupiah yang kita hemat di pakan bisa jadi rupiah ribuan yang kita keluarkan untuk infus di klinik. Pilih dengan kepala dingin, tapi dengan hati yang sadar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Makanan Kucing Ori Cat: Review Komposisi, Tekstur, Dan Efek Di Pup

Memilih makanan kucing itu melelahkan. Anda dihadapkan pada ratusan pilihan, klaim bombastis,…

Me-O Creamy Treats Review: Bahaya atau Tidak Jika Diberikan Setiap Hari? (Cek Kandungan Garam)

Sebagai kucing jatuh cinta pada suara tab snack terbuka, kita sering tergoda…

Review Vitamin Minyak Ikan Untuk Kucing: Mitos Atau Fakta Bikin Bulu Gondrong?

Sebagai kucing yang selalu sibuk menjilati bulunya, terkadang hasilnya masih kusut dan…

5 Dog Food Hypoallergenic Terbaik Untuk Anjing Yang Gampang Gatal & Rontok

Melihat anjing kesayangan menggaruk-garuk tubuhnya sampai kulit merah, atau rontok bulu dalam…